Wamenhub Bambang Susantono saat meresmikan pengoperasian kapal Tunda, di pelabuhan Tanjung Priok, baru-baru ini (foto:pelabuhanku.com)

JAKARTA-pelabuhanku.com: Kementerian Perhubungan memberikan batas waktu sampai dengan hari ini (23 April 2011) kepada Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, untuk melaporkan hasil pemeriksaan dan pengujian terhadap kelaiklautan kapal yang dioperasikan oleh PT. Pelabuhan Indonesia II di Pelabuhan Tanjung Priok.

Guna menjamin keselamatan pelayaran dan pelayanan di Pelabuhan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut cq. Direktorat Perkapalan dan Kepelautan telah memerintahkan kepada para Syahbandar dan para Administrator Pelabuhan untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap kelaiklautan kapal yang dioperasikan oleh PT. Pelabuhan Indonesia II.

Perintah itu disampaikan melalui Telegram Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Capt, Arifin Soenardjo Nomor. 63/PHBL-11 tanggal 8 April 2011.

“Hasil pemeriksaan dilaporkan selambat-lambatnya pada 23 April 2011 (Sepuluh Hari setelah Telegram di terima),” tulis telegram tersebut.

Untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian dimaksud, Ditjen Perhubungan Laut telah membentuk Satgas yang diketuai oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, dengan anggota Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Kepala Kantor Syahbandar Tanjung Priok dan Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok.

Satgas tersebut telah melaksanakan pemeriksaan dan pengujian terhadap kelaiklautan kapal-kapal yang dioperasikan PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok pada Rabu, 13 April 2011.

Pemeriksaan telah dilakukan  terhadap empat Kapal Tunda, lima Kapal Pandu dan enam Kapal Kepil. Saat ini, PT. Pelabuhan Indonesia II mengoperasikan 32 Unit Kapal yang terdiri 16 Kapal Tunda, 8 Kapal Pandu, 7 Kapal Kepil dan 1 Kapal Surveyor.

Pemeriksaan meliputi administrasi dan tehnis dengan tidak mengganggu kegiatan operasional PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok. Dari pemeriksaan oleh Satgas diketahui telah terjadi sejumlah pelanggaran administratif maupun tehnis.

Pelanggaran administratif berupa al; tidak mempunyai izin untuk mengoperasikan kapal-kapal  kepanduan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dokumen dan sertifikat kapal tidak berada di atas kapal kepanduan; masa berlaku sertifikat kapal Kepanduan sudah tidak berlaku lagi; pemeliharaan serta jadwal perawatan tidak diketemukan.

Pelanggaran administratif lainya adalah pemakaian kapal tidak menggunakan schedule yang jelas, tidak diketemukan adanya Izin Gerak dari Syahbandar untuk melakukan penundaan di Pelabuhan, tidak diketemukan adanya Izin pemakaian frekuensi Radio, Pengawakan (Crew) yang bekerja di atas kapal tidak sesuai dengan ketentuan, tidak ada crew kapal yang di sijil serta tidak sesuai dengan jumlah pengawakan dalam aturan, dan buku Pelaut maupun Ijazah Pelaut di atas kapal Kepanduan tidak dapat diketemukan.

Sedangkan, pelanggaran tehnis yang di temukan oleh Satgas terhadap kapal-kapal yang di operasikan PT Pelindo II cabang Tanjung Priok al; tanda Selar  dan tanda pendaftaran Kapal tidak terpasang sesuai ketentuan yang berlaku, tanda Lambung Timbul tidak terpasang di Lambung Kiri maupun Kanan, lifebouy tidak tertulis nama kapal, serta tidak di lengkapi dengan tali dan lampu,  Life Jacket tidak dilengkapi dengan ketentuan yang menggunakan lampu/light dan whistle serta tidak dilengkapi nama kapal.

Pelanggaran tehnis lainnya yakni;pemasangan tidak sesuai dengan ketentuan LifeRaft, tidak dilengkapi Hydrostatic Release Unit,  tidak terdapat tanda/isyarat bahaya di kapal seperti Parachute signal, kurangnya alat pemadam kebakaran, kondisi kamar  mesin  sangat  kotor, tidak  memenuhi ketentuan Maritime Polution (Marpol), serta tidak berfungsinya alat bantu navigasi.

Terhadap hasil pemeriksaan tersebut, Satgas telah menegur keras dan dan memerintahkan General Manager PT. Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan yang ditemukan oleh Satgas.  Sebelumnya juga telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap kelaiklautan kapal-kapal yang dioperasikan oleh PT. Pelabuhan Indonesia I dan PT. Pelabuhan Indonesia III dengan hasil yang cukup baik.(idr/*red)

Share

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

PELINDO tiga
LOGO TPK Koja
GRAHA SEGARA
TEMAS LINE
DKB
ARCOLA
ABH
FIATA
GINSI
APBMI
ASIA PASIFIC
APMTI
PT EDI Indonesia
APBI
Space Iklan
Space Iklan