JAKARTA-pelabuhanku.com: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mensosialisasikan tata laksana pemberitahuan manifest kedatangan sarana pengangkut dan manifes keberangkatan sarana pengangkut dalam rangka pengangkutan barang impor dan barang ekspor (angkut lanjut) ke dan dari kawasan pabean di kawasan pelayanan pabean terpadu (KPPT).

Aturan yang tertuang dalam Perdirjen Bea dan Cukai No:5/BC/2011 itu akan diberlakukan efektif mulai 2 April 2011.

Sosiasiliasi Perdirjen Bea dan Cukai itu dibuka secara langsung oleh Agung Kuswandono, Direktur Fasilitas Kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, di Jakarta hari ini (15/3).

Selain pelaku usaha jasa kepelabuhanan dan kepabeanan yang menghadiri sosialisasi itu,juga dihadiri kalangan operator pelabuhan di Tanjung Priok serta Pengelola kawasan dry port Jababeka Cikarang Jawa Barat, serta asosiasi penyedia dan pengguna jasa di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam peraturan itu disebutkan setiap barang impor dapat dipindahkan dari kawasan Pabean di pelabuhan bongkar untuk diangkut ke kawasan pabean di KKPT. Sedangkan terhadap barang ekspor juga dapat dipindahkan dari kawasan pabean di KPPT untuk diangkut ke kawasan pabean di pelabuhan muat ekspor.

Aturan tersebut menegaskan, barang impor maupun ekspor yang dipindahkan dan diangkut dari kawasan pabean merupakan barang untuk diangkut lanjut. Adapun pemindahan dan pengangkutan barang dapat dilakukan dalam hal kawasan pabean di KPPT yang sudah ditetapkan sebagai pelabuhan di KPPT.

Selanjutnya, terhadap pengangkut yang akan memasukkan barang impor dengan tujuan akhir pengangkutan ke pelabuhan di KPPT, wajib memberitahukan barang impor yang diangkutnya dengan pemberitahuan berupa inward manifest kepada pejabat kantor Bea dan Cukai yang mengawasi di pelabuhan bongkar dalam kelompok barang impor yang akan di angkut lanjut.

Inward manifest yang telah diterima, dan telah mendapat nomor dan tanggal pendaftaran di kantor pabean yang mengawasi kawasan pabean di pelabuhan bongkar, merupakan pemberitahuan pabean dengan kode BC.1.1.

“Peraturan Bea dan Cukai itu mulai berlaku pada 2 April 2011 atau 60 hari semenjak ditetapkannya aturan tersebut  tanggal 31 Januari 2011”.(cr-02)

Share

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

PELINDO tiga
LOGO TPK Koja
GRAHA SEGARA
TEMAS LINE
DKB
ARCOLA
ABH
FIATA
GINSI
APBMI
ASIA PASIFIC
APMTI
PT EDI Indonesia
APBI
Space Iklan
Space Iklan